Komite Pengembangan
Industri Kreatif Jawa Barat
,
Januar P Ruswita
menyayangkan
menjamurnya industri bordir yang menggunakan
komputer. Meski dapat
memproduksi secara massal,
namun membuat produk khas
Tasikmalaya itu kehilangan
ekslusivitas. Kehilangan ekslusivitas itu
terlihat masih terbatasnya
karya-karya bordir para
perajin.
Terlebih, motif-motif
yang dipasarkan hanya
mengikuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar